By July 25, 2014 0 Comments

Danau Aur, salah satu potensi wisata Kabupaten Musi Rawas

01_zona kitoMarhaban ya Ramadhan, tidak terasa sekarang sudah bulan puasa. bulan puasa sudah pasti identik dengan kata “Lebaran”. Siapapun pasti suka kalau Lebaran tiba. Lebaran selalu diikuti oleh dua kata yaitu “Libur Panjang”. Sebagian dari kita pasti sudah mempersiapkan berbagai rencana untuk berlibur yaitu “Mudik” atau “Pulang Kampung”. Wah, sudah pasti persiapannya pasti heboh apalagi kalau sudah menjelang hari “H” pasti lebih heboh lagi.

Pertany05_zona kitoaannya adalah, bagaimana nasib bagi sebagian dari kita yang tidak liburan ke kampung halaman ? solusinya adalah “Jalan-jalan” atau “Pelesiran”. Kabupaten Musi Rawas bisa dijadikan pilihan untuk kita berlibur bersama teman-teman ataupun bersama keluarga. lho kok bisa ? bisa dong. Secara geografis, disebelah utara, Kabupaten ini berbatasan dengan Provinsi Jambi. Di bagian selatan berbatasan dengan Kabupaten Empat Lawang, bagian barat berbatasan dengan Provinsi Bengkulu dan bagian timur berbatasan dengan Kabupaten Musi Banyuasin dan Kabupaten Muara Enim. Menuju ke Kabupaten ini dapat kita tempuh melalui jalur darat ( kereta api, kendaraan pribadi juga jasa angkutan umum “travel”) dan jalur udara melalui terminal 1 c Bandara Soekarno Hatta, Jakarta.02_zona kito

Di Kabupaten Musi Rawas terdapat beberapa Daya Tarik Wisata namun perjalan kali ini, saya dan beberapa teman, ingin sekali merasakan keasrian dan keindahan Danau Aur, danau yang menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Musi Rawas. Danau Aur terletak di Kecamatan Sumberharta dengan jarak tempuh lebih kurang 30 kilometer (40 menit perjalanan darat) dari Ibu Kota Musi Rawas dan Kota Lubuk Linggau. 04_zona kitoSaat kami tiba disana, lingkungan danau tertata cukup bersih dan nyaman. Karena hari masih terlalu pagi, belum ada satu pun pengunjung yang datang. kami adalah “Pengunjung Perdana” hari itu. Bergegas saya mengeluarkan kamera saya untuk bisa mengabadikan tiap sudut yang ada di danau ini.  Saat sudah puas mengambil foto dipinggiran danau, tentunya proses pengambilan gambar dengan disekeliling danau tak ingin saya lewatkan. 06_zona kitoCukup dengan merogoh kocek sebesar Rp. 10.000 per orang, saya dan teman-teman sudah bisa menaiki perahu motor yang berkapasitas 18 orang ini dan berkeliling danau. eitss.. sebentar, “kesenangan” tidak berhenti sampai disitu. ingin naik “Perahu Angsa” atau yang lebih dikenal “Bebek-bebekan”, dengan uang Rp. 20.000,- per satu perahu, kita sudah bisa berkeliling danau. kita juga dapat menikmati beragam makan ringan dan menu-menu spesial dari beberapa rumah makan terapung yang terdapat di lokasi danau ini. sayangnya, karena kami melakukan perjalanan di Bulan Ramadhan, kami tidak bisa merasakan sensasi makan di tengah danau.

03_zona kitooh iya,, untuk masuk Danau Aur saat ini masih “Free”, namun tahun depan akan dipungut tiket masuk yang besaran harganya belum bisa saya pastikan. Namun pihak pengelola dan pemerintah akan memberikan tarif masuk yang tidak akan memberatkan pengunjung. kita tunggu saja keputusannya tahun depan. sekian catatan perjalanan saya di Kabupaten Musi Rawas tepatnya di Danau Aur. Sampai jumpa lagi di Catatan Perjalanan Wisata lainnya. Travel Save, Travel Fun and Skip The Risk !!!

 

Posted in: catatan dadang, Featured

Post a Comment

shared on wplocker.com